“Pengembangan Bahan Aktif Antimikroba dari Asam Lemak Sawit melalui Modifikasi Kimia: Fokus pada Sintesis Mono/Diasil Gliserol dan Turunan Asam Lemak Teroksidasi untuk Aplikasi Pangan dan Farmasi”

Authors

  • Wardatul Husna Irham Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Busrizal Faisal Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • michael finehas manik institut teknologi sawit indonesia
  • Dwi Kartika Putri Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Fiki Sinaga Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Welly Three Nengsih Institut Teknologi Sawit Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47199/jaf.v7i2.350

Keywords:

palm fatty acids, monoacylglycerols, diacylglycerols, fatty acid oxidation, antimicrobial, food, pharmaceuticals

Abstract

Minyak sawit dan turunannya merupakan sumber utama asam lemak jenuh dan tak jenuh, sehingga cocok sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa bioaktif melalui modifikasi kimia. Salah satu perkembangan menarik adalah produksi bahan aktif antimikroba dari asam lemak sawit, khususnya dengan memproduksi monoasilgliserol (MAG), diasilgliserol (DAG), dan turunan oksidasi seperti epoksida asam lemak, peroksida, dan diol. Makalah ini membahas temuan penelitian selama dua puluh tahun terakhir tentang modifikasi kimia asam lemak sawit untuk menghasilkan bahan aktif antimikroba yang dapat digunakan dalam industri makanan dan farmasi. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 20 jurnal ilmiah dari dalam dan luar negeri, yang mencakup proses gliserolisis, etanolisis, oksidasi terpilih, dan pengujian aktivitas antimikroba dari senyawa yang dihasilkan. Metode sintesis kimia dan enzimatik telah dilaporkan menghasilkan turunan MAG/DAG dan asam lemak teroksidasi dengan ketahanan oksidasi dan aktivitas antimikroba yang baik terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Berdasarkan hasil tinjauan, tampak bahwa monogliserida, terutama monolaurin dan monopalmitin, memiliki efek penghambatan yang kuat terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Bacillus cereus, sementara senyawa epoksi dan peroksida dari asam oleat dan linoleat memiliki potensi antimikroba dan sifat antioksidan tambahan. Potensi ini membuka peluang besar untuk mengembangkan pengawet makanan alami dan bahan aktif farmasi yang berasal dari sumber minyak sawit yang ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albike, R. D., Estiasih, T., Maligan, J. M., Korespondensi, P., Bioaktif, S., & Dismutase, S. (2016). Fraksi Tidak Tersabunkan (Ftt) Dari Distilat Asam Lemak Minyak Sawit (Dalms) Sebagai Sumber Antioksidan: Kajian Pustaka Unsaponifiable Fraction From Palm Fatty Acid Distillate As Antioxidant Source: Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 4(2), 494–498.

Hamzah, H., Afandi, A. A., & Suarni, S. (2021). Uji Daya Hambat Minyak Sawit (Cpo), Bawang Putih, Dan Kunyit Terhadap Beberapa Jenis Bakteri Vibrio Sp. Journal Of Aquatropica Asia, 6(1), 20–25. https://Doi.Org/10.33019/Aquatropica.V6i1.2461

Harikedua, S. D., & Harikedua, V. T. (2018). Profil Asam Lemak Minyak Sawit Setelah Proses Penggorengan Ikan. Media Teknologi Hasil Perikanan, 6(1), 30. https://Doi.Org/10.35800/Mthp.6.1.2018.19538

Hasibuan, H. A., Anshari, M., & Erlangga Habibi Nasution, M. (2024). Asam Lemak Berbasis Minyak Sawit Dan Minyak Inti Sawit: Proses Produksi Dan Stabilitas Warna. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 29(3), 189–196. Https://Doi.Org/10.22302/Iopri.War.Warta.V29i3.145

Isyanti, M., & Sirait, S. D. (2021). Fraksinasi Asam Laurat, Short Chain Triglyceride (SCT) Dan Medium Chain Triglyceride (MCT) Dari Minyak Kelapa Murni. Warta Industri Hasil Pertanian, 38(2), 160.

Malang, M. (2015). Peran Biologi Dan Pendidikan Biologi Dalam Menyiapkan Generasi Unggul Dan Berdaya Saing Global, Malang, 21. 2009, 359–369.

Martino, D. F., Aulia, B., Ika, N., Gigi, S. K., Airlangga, U., Kedokteran, S., & Airlangga, U. (2024). Efektivitas Minyak Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Terhadap Peningkatan Jumlah Fibroblas Dalam Penyembuhan Luka Bakar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 10169–10174.

Masri, S., Mohd, N., Abu Kasim, N. H., & Razali, M. (2025). Mechanistic Insight Into The Antioxidant And Antimicrobial Activities Of Palm Oil-Derived Biomaterials: Implications For Dental And Therapeutic Applications. International Journal Of Molecular Sciences, 26(14), 1–35. Https://Doi.Org/10.3390/Ijms26146975

Murhadi. (2009). Senyawa Dan Aktivitas Antimikroba Golongan Asam Lemak Dan Esternya Dari Tanaman. Jurnal Teknologi Industri Dan Hasil Pertanian, 14(1), 97–105.

Nugrahati, C. N. A., & Nugroho, R. A. (2024). Lauric Acid Of Black Soldier Fly (Hermetia Illucens L.) Larvae Oil As Cosmetic Ingredient. Biology Education, 21(1), 14–19.

Nurfiqih, D., Hakim, L., Muhammad, M., Zulnazri, Z., & Jalaluddin, J. (2021). Pengaruh Suhu, Persentase Air, Dan Lama Penyimpanan Terhadap Persentase Kenaikan Asam Lemak Bebas (Alb) Pada Crude Palm Oil (Cpo). Chemical Engineering Journal Storage, 1(3), 36. Https://Doi.Org/10.29103/Cejs.V1i3.4992

Nuruzzaman, M. (2018). Syntax Literate: Terorisme Dan Media Sosial Sisi Gelap Berkembangnya Teknologi Informasi Komunikasi Mohammad, 3(8), 27–38.

Pengajar, S., Teknologi, J., Pertanian, I., Pertanian, F., & Lampung, U. (2008). Kajian Aktivitas Antibakteri Produk Etanolisis Dari Campuran Minyak Inti Sawit (Elaeis Quineensis Jacq.) Dan Minyak Biji Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) [Antibacterial Activities Of Crude Ethanolysis Product From Mixture Of Palm Kernel Oil And Morinda Se. 13(2), 47–58.

Ramadhani, E., Giyanto, G., & Purwanto, H. (2022). Pengaruh Aplikasi Asap Cair Cangkang Kelapa Sawit Pada Tandan Buah Segar Terhadap Kualitas Mutu Cpo (Crude Palm Oil). Jurnal Agro Fabrica, 4(1), 38–47. Https://Doi.Org/10.47199/Jaf.V4i1.181

Sampepana, E., & Fauziati. (2021). Kajian Karakteristik Kimia Asap Cair Cangkang Sawit, Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Antibakteri Dan Aplikasinya. Jurnal Riset Teknologi Industri, 15(2), 338–347.

Sujadi, S., Hasibuan, H. A., Rahmadi, H. Y., & Purba, A. R. (2016). Komposisi Asam Lemak Dan Bilangan Iod Minyak Dari Sembilan Varietas Kelapa Sawit Dxp Komersial Di Ppks. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 24(1), 1–11. https://doi.org/10.22302/iopri.jur.jpks.v24i1.1

Wahyuni, S., Hambali, E., Tua, B., Marbun, H., (2016). Esterifikasi Gliserol Dan Asam Lemak Jenuh Sawit Dengan Katalis Mesa. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 26(3), 333–342.

Zalizar, F. Zalizar, L. (2012). Kualitas Fisik Garlic Oil Dan Potensinya Sebagai Antimikroba Streptococcus Agalactiae Penyebab Mastitis Pada Sapi Perah Kualitas Fisik Garlic Oil Dan Potensinya Sebagai Antimikroba Streptococcus Agalactiae Penyebab Mastitis Pada Sapi Pera. 7(2), 53–60. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/gamma/issue/view/238/showToc.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Irham, W. H., Faisal, B., manik, michael finehas, Putri, D. K., Sinaga, F., & Nengsih, W. T. (2026). “Pengembangan Bahan Aktif Antimikroba dari Asam Lemak Sawit melalui Modifikasi Kimia: Fokus pada Sintesis Mono/Diasil Gliserol dan Turunan Asam Lemak Teroksidasi untuk Aplikasi Pangan dan Farmasi”. Jurnal Agro Fabrica, 7(2), 105–113. https://doi.org/10.47199/jaf.v7i2.350