EFEKTIVITAS BURUNG HANTU (Tyto alba) SEBAGAI PREDATOR ALAMI TIKUS di PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
DOI:
https://doi.org/10.47199/jae.v9i2.373Keywords:
Tyto alba, kelapa sawit, penggendalian hayati, PHT, hama tikusAbstract
Hama tikus merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman utama pada perkebunan kelapa sawit yang menyebabkan penurunan produksi dan kualitas hasil panen. Pengendalian hama tikus secara kimiawi menggunakan rodentisida masih banyak diterapkan, namun berisiko terhadap lingkungan dan organisme non-target. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan musuh alami, salah satunya burung hantu (Tyto alba). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran dan efektivitas burung hantu sebagai agen pengendali hayati hama tikus pada perkebunan kelapa sawit. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tyto alba mampu menekan populasi tikus secara signifikan, lebih efisien secara ekonomi, serta sejalan dengan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Keberhasilan pengendalian sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarang, pengelolaan habitat, dan minimnya gangguan manusia.
Downloads
References
Adidharma, D., 2009. Kajian Sosial Ekonomi Pengendalian Hama Tikus Pohon Rattus tiomanicus dengan Burung Hantu Tyto alba pada Perkebunan Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Perlindungan Tanaman. Bogor: IPB. Afifah, N., Suryani, E. dan Rahman, A., 2021. Pemanfaatan Burung Hantu (Tyto alba) dan Tanaman Refugia dalam Pengendalian Hama Tikus di Lahan Pertanian. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5 (2), pp. 123–131.
Agustini, 2013. Potensi Pemanfaatan Burung Hantu (Tyto alba) sebagai Predator 84 Alami dalam Pengendalian Hama Tikus. Jurnal Perlindungan Tanaman, 7 (1), pp. 45–52.
Budihardjo, K., Wirianata, H. dan Primananda, S., 2019. A Study on Barn Owl Population (Tyto alba var. javanica) in Reducing Rat Attacks and Parthenocarpy in Oil Palm Fresh Fruit Bunches. Bioma, 21 (2), pp. 100–105.
Dhamayanti, 2009. Intensitas Serangan Tikus di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Ilmiah Pertanian, 4 (1), pp. 16–20. Direktorat Perlindungan Perkebunan, 2020.
Pedoman Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Tanaman Perkebunan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Elton, C.S., 2001. Animal Ecology. Chicago: University of Chicago Press.
Fadilla, R., Siregar, A. dan Lubis, R., 2022. Tingkat Serangan Hama Tikus dan Efektivitas Burung Hantu (Tyto alba) di Perkebunan Kelapa Sawit PT Socfindo Seunagan. Jurnal Ilmiah Pertanian, 7 (2), pp. 55–63.
Hadi, S., Suyanto, A. dan Prasetyo, D., 2018. Peran Burung Hantu (Tyto alba) dalam Pengendalian Hama Tikus di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 22 (2), pp. 85–92.
Harjanto, D., Nugroho, B. dan Santoso, E., 2016. Efektivitas Burung Hantu (Tyto alba) sebagai Predator Alami Tikus di Agroekosistem. Jurnal Pertanian, 11 (1), pp. 33–40. Ekologi
Huffeldt, N.P., Kurniawan, D. dan Prabowo, H., 2012. Pengendalian Hayati Hama Tikus Menggunakan Burung Hantu pada Sistem Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan, 10 (1), pp. 21–29. Kurnawan, A., Kansrini, Y. dan Mulyani, P.W., 2024.
Pengendalian Implementasi Hama Tikus Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto alba) di Perkebunan Kelapa Sawit PT Umada. Prosiding Seminar Nasional, 5 (1), pp. 1520 - 1531.
Kuvaini, A. dan Saputra, R., 2021. Pengelolaan Habitat Burung Hantu (Tyto alba) dalam Pengendalian Hama Tikus di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Agroekoteknologi, 13 (3), pp. 201-210.
Madry, W., 1996. Biological Control of Rats Using Barn Owl (Tyto alba) in Plantation Ecosystems. Plant Protection Bulletin, 44 (3), pp. 112-118P
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Agro Estate

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



















