RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA DAN PUPUK NPK

Authors

  • Yelfi Yana Linda Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Beatrix sofranes Napitupulu
  • Gratia Kanisius Gulo Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47199/jae.v9i2.357

Keywords:

Shallots, Arbuscular_Mycorrhizal_Fungi, NPK_fertilizer, Growth, Production

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan oleh petani, namun produktivitasnya sering dipengaruhi oleh efisiensi penyerapan hara dan kondisi kesuburan tanah. Upaya peningkatan pertumbuhan dan hasil bawang merah terus dikembangkan melalui pemanfaatan pupuk hayati dan pupuk majemuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) dan pupuk NPK, baik secara mandiri maupun kombinasi, terhadap pertumbuhan vegetatif dan jumlah umbi bawang merah. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu CMA (0, 5, 10, dan 15 g per tanaman) dan pupuk NPK (0, 15, 30, dan 45 g per plot), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman pada umur 2–5 MST dan jumlah umbi per sampel pada akhir pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian CMA belum memberikan peningkatan yang berarti terhadap tinggi tanaman maupun jumlah umbi bawang merah. Demikian pula pemberian pupuk NPK tidak memberikan respons yang konsisten pada kedua parameter pengamatan. Kombinasi kedua perlakuan tersebut juga belum menunjukkan efek sinergis terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CMA dan pupuk NPK belum memberikan pengaruh agronomis yang signifikan pada bawang merah, sehingga optimalisasi dosis, waktu aplikasi, dan perbaikan kondisi tanah masih diperlukan untuk memperoleh respons yang lebih optimal.

Kata kunci: mikoriza, pemupukan, pertumbuhan vegetatif, hasil tanaman

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arafa, R. A., Ahmed, M. E., & El-Sayed, A. A. (2019). Chemical constituents and pharmacological activities of Allium species: A review. International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research, 55(2), 95–104.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2023). Produksi tanaman sayuran dan buah-buahan semusim menurut jenis tanaman di Provinsi Sumatera Utara tahun 2021–2023. Medan: BPS Provinsi Sumatera Utara.

Cahyani, R. (2022). Peluang pasar dan kontribusi bawang merah terhadap perekonomian petani di Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 20(1), 45–55.

Efendi, A. (2017). Pengaruh aplikasi pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produktivitas bawang merah. Jurnal Agronomi Indonesia, 45(2), 120–128.

Eri Samah, N., Yuliana, N., & Rizal, S. (2020). Pengaruh pemberian cendawan mikoriza arbuskula (CMA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) pada lahan kering. Jurnal Agroteknologi Tanaman, 5(2), 112–119.

Harumi, D. (2022). Peran cendawan mikoriza arbuskula dalam peningkatan serapan hara dan ketahanan tanaman terhadap cekaman abiotik. Jurnal Bioteknologi Pertanian, 15(3), 78–89.

Hasibuan, R. (2020). Peran pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Jurnal Ilmu Pertanian, 38(1), 45–53.

Hazra, F., Istiqomah, F. N., & Adriani, L. (2021). Aplikasi pupuk hayati mikoriza pada tanaman bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) di tanah Latosol. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 23(2), 59–65.

Hendarto, S. (2021). Komposisi dan efektivitas pupuk NPK 16:16:16 pada tanaman hortikultura. Jurnal Hortikultura Tropika, 12(3), 210–219.

Purwanto, B. H., Suryanto, A., & Hadi, S. (2021). Respons pertumbuhan dan hasil tanaman terhadap pemberian pupuk NPK pada berbagai jenis tanah. Jember: Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Püschel, D., Janoušková, M., Voříšková, A., Gryndlerová, H., & Jansa, J. (2021). Arbuscular mycorrhizal fungi bypass phosphorus diffusion limitation and increase plant phosphorus uptake. Soil Biology and Biochemistry, 152, 108073. https://doi.org/10.1016/j.soilbio.2020.108073

Putri, D. A., & Wibowo, H. A. (2021). Respons pertumbuhan tanaman terhadap pemberian mikoriza pada berbagai kondisi tanah. Jurnal Pertanian Tropik, 9(1), 55–62.

Sulardi, & Zubaidah, S. (2020). Bawang merah sebagai sayuran rempah dan nilai ekonominya di Indonesia. Jurnal Hortikultura Tropis, 17(4), 211–220

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Yelfi Yana Linda, Beatrix sofranes Napitupulu and Gratia Kanisius Gulo (2026) “RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA DAN PUPUK NPK”, Jurnal Agro Estate, 9(2), pp. 55–62. doi: 10.47199/jae.v9i2.357.